Ya, pasar mobil di Cina saat ini sudah menjadi yang terbesar di dunia, mengalahkan Amerika Serikat, dan karena itu selera pembeli Cina pun jadi penting.
Salah satu desain yang diubah untuk mengikuti selera pembeli mobil di Cina: jok belakang harus lebih nyaman. Penyebabnya: banyak pemilik mobil di Cina yang mempekerjakan supir, jadi mereka lebih sering duduk di belakang.
Dieter Zetsche, chairman dari perusahaan mobil Daimler berkata "pusat gravitasi sudah bergeser ke timur". Bukan di barat lagi.
Majalah the Economist juga melihat betapa Asia semakin lama semakin penting. Majalah tersebut menambah kolom khusus membahas Asia, menyusul kolom-kolom yang sudah ada sebelumnya, yang membahas Eropa, Amerika dan Inggris.
"Bukankah ini abad milik Asia? Kami pikir begitu," Tulis majalah itu.
Abad milik Asia.
Tapi nanti dulu: kalau mereka menyebut Asia, pujian tersebut biasanya lebih ditujukan ke Cina dan India.
Indonesia? Sekarang sudah jauh lebih baik, tapi dibanding Cina dan India, masih belum ada apa-apanya.
Ayo Indonesia. Jangan sampai bila orang menyebut 'kesuksesan Asia" kita tidak bisa ikut bangga...
----
Sumber:
[1] International Herald Tribune, April 21, 2009, Page 18: Chinese tastes reshaping global auto market
[2] The Economist, April 11th-17th 2009, page 53, Banyan: In the shade of the banyan tree
>> sindrom di bekas "tanah jajahan" yg "latah" meniru yg kurang perlu
Coffeeholic, 11 Jul 09, 13:43