Berita bahwa masa sulit telah berlalu dan bank-bank kembali meraup keuntungan?
Tentu.
Maka Citibank pun melaporkan keuntungan 1.6 milyar dollar di kuartal pertama tahun ini. Bandingkan dengan kerugian 5.1 milyar dollar yang dialami bank tersebut di akhir tahun [1].
Goldman Sachs mengaku untung 1.81 milyar dollar [2]. Bank of America, 4.2 milyar [3].
Hebat? Tentu. Tapi bukan dalam bisnis, melainkan dalam trik sulap-menyulap.
Paul Krugman menulis,
"Goldman Sachs mengubah definisi 'kuartal' nya sehingga bulan Desember - yang merupakan bulan yang buruk bagi bank tersebut - hilang..." [4]
Jadi seolah-olah 1.5 milyar dollar kerugian di bulan tersebut-pun sirna... [5]
Sim salabim!
Bagaimana dengan Citibank? Secara akunting, karena nilai bond hutang-nya jatuh, Citibank secara teori dapat membeli bond-bond tersebut di harga yang lebih murah, dan perbedaan harga tersebut bisa dibukukan sebagai keuntungan... [6]
Ini seolah seperti "anda jadi tambah kaya karena harga rumah anda jatuh..." [5]
Lho?
Bagaimana dengan Bank of America? Bank tersebut menaikkan nilai asset Merrill Lynch, perusahaan yang mereka beli tahun lalu ke harga yang lebih tinggi dari yang dicatat oleh Merrill Lynch sendiri... [5]
Sim salabim!
Melihat sirkus di atas, siapa yang heran kalau Amerika sekarang krisis?
------------
Sumber:
[1] Financial Times - Results boost for Citigroup and GE
[2] BusinessWeek - Goldman: The Same as It Ever Was
[3] UPI - Economic Outlook: Underneath the profits
[4] New York Times - Green Shoots and Glimmers
[5] International Herald Tribune, April 22, 2009, Page 20, What's next in their bag of tricks?
[6] International Herald Tribune, April 20, 2009, Page 15, Creative accounting helps Citigroup return to profit